Home KONSULTASI SYARIAH

Ada Bangkai Tikus di Kolam, Apakah Sah Wudhu Dengan Airnya?

2672
SHARE

Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum, ya Ustadz. Izin tanya, ini kasusnya:

Di rumah kami, ada kolam air yang darinya kami biasa mandi dan wudhu. Kemarin jam 8 pagi, kami temukan tikus mati di dasar kolam air itu. Dugaan kami, tikus itu sudah masuk sejak malam.
Pertanyaannya, apakah sah wudhu dan mandi kami di waktu Shubuh? Jika tidak sah, apakah kami harus mengqadha shalat Shubuh hari itu meski sudah lewat jam 8 pagi?

Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh.

Apakah tikus tersebut membuat berubah airnya? Baik warna, atau rasa, atau aroma?

Imam Ash Shan’aniy Rahimahullah berkata:

قال ابن المنذر: قد أجمع العلماء: على أن الماء القليل والكثير إذا وقعت فيه نجاسة فغيرت له طعماً، أو لوناً، أو ريحاً فهو نجس، فالإجماع هو الدليل على نجاسة ما تغير أحد أوصافه

Berkata Ibnul Mundzir: “Para ulama telah ijma’ bahwa air yang sedikit dan banyak, jika terkena najis lalu berubah rasa, warna, dan aroma, maka dia menjadi najis.” Maka, ijma’ adalah merupakan dalil atas kenajisan sesuatu yang telah berubah salah satu sifat-sifatnya. (Subulus Salam, 1/19)

Dengan kata lain, kalau sifat aroma, rasa, dan warna tidak berubah, maka dia masih suci dan boleh mandi dan wudhu dengannya.

Tapi, jika sudah berubah, maka tidak sah mandi dan wudhu dengannya. Dan shalat yang terlanjur dilakukan mesti diulang di waktu dia menyadarinya, sebab kuncinya shalat adalah bersuci, karena airnya tidak layak pakai, maka dia belum dikatakan bersuci.

Wallahu A’lam.