Home KONSULTASI SYARIAH

Asap Pembakaran Benda Najis, Najis Jugakah?

159
SHARE

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum, Ustadz. Apakah hukum asap hasil pembakaran benda najis seperti diapers dan semisalnya? Apakah ada khilafiyah di antara para ulama? Bagaimana hukum debu-debu hasil pembakaran benda yang terkena najis?

Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah.

Dalam masalah tersebut, para ulama berbeda pendapat, sebagaimana keterangan berikut:

اخْتَلَفَ الْفُقَهَاءُ فِي طَهَارَةِ الدُّخَانِ الْمُتَصَاعِدِ مِنَ النَّجَاسَةِ: فَذَهَبَ الْحَنَفِيَّةُ عَلَى الْمُفْتَى بِهِ، وَالْمَالِكِيَّةُ فِي الْمُعْتَمَدِ، وَبَعْضُ الْحَنَابِلَةِ، إِلَى أَنَّ دُخَانَ النَّجَاسَةِ طَاهِرٌ. قَال الْحَنَفِيَّةُ: إِنَّ ذَلِكَ عَلَى سَبِيل الاِسْتِحْسَانِ دَفْعًا لِلْحَرَجِ، وَلِلضَّرُورَةِ وَتَعَذُّرِ التَّحَرُّزِ. وَذَهَبَ الشَّافِعِيَّةُ فِي الأَْصَحِّ وَالْحَنَابِلَةُ فِي الْمَذْهَبِ، وَأَبُو يُوسُفَ مِنَ الْحَنَفِيَّةِ إِلَى أَنَّ دُخَانَ النَّجَاسَةِ كَأَصْلِهَا

Para ulama berbeda pendapat tentang asap pembakaran benda-benda najis:

– Pendapat yang difatwakan oleh Hanafiyah, kemudian pendapat resmi Malikiyah, dan sebagian Hanabilah bahwa asap pembakaran benda najis itu SUCI. Hanafiyah mengatakan bahwa alasan hal ini adalah istihsan untuk mencegah kesulitan, dan kondisi darurat, dan diberi udzur untuk pencegahan.

– Ada pun pendapat yang sah dari Syafi’iyah, dan pendapat resmi Hanabilah, juga Abu Yusuf dari kalangan Hanafiyah, adalah bahwa asap pembakaran benda-benda najis hukumnya SAMA DENGAN ASALNYA. (Al Mausu’ah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, 20/240)

Pendapat yang paling kuat adalah SUCI, berkata Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid :

والأصح والأقرب والله أعلم هو القول بطهارة دخان النجاسة ، وكذلك البخار المتصاعد من الماء المتنجس

Pendapat yang lebih shahih -Wallahu A’lam- yaitu sucinya asap pembakaran benda-benda najis. Begitu juga uap yang keluar dari air mutanajis. (Al Islam Su’aal wa Jawaab no. 164471)

Imam Ibnu Taimiyah mengatakan:

الدخان والبخار المستحيل [أي : المتحول] عن النجاسة طاهر ؛ لأنَّه أجزاءٌ هوائية ، ونارية ، ومائية ، وليس فيه شيء من وصف الخَبث “.

Asap dan uap yang muncul dari barang najis adalah suci. Karena itu bagian dari udara, api, dan air, dan tidak ada sedikitpun sifat najis di dalamnya. (Majmu’ Al Fatawa, 21/71)

Demikian. Wallahu A’lam.