Home KONSULTASI SYARIAH

Benarkah Pelaku Zina tidak Diterima Amalnya Selama 40 Hari?

2945
SHARE
Benarkah Pelaku Zina Tidak Diterima Amalnya Selama 40 Hari?

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum, Ustadz. Saya ingin bertanya. Apabila ada seseorang yang melakukan zina, maka amalannya tidak diterima selama 40 hari. Sedangkan dalam waktu 40 hari itu ia melakukan suatu kebaikan. Yang saya tahu bahwa suatu amalan sebesar biji dzarrah pun akan mendapatkan pahala sebesar amalannya itu. Jadi, apakah dalam kurun waktu 40 hari itu amalannya diterima atau tidak? Syukran.

Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh.

Tidak ada hadits tentang itu, yang ada adalah orang yang mendatangi peramal, dukun, paranormal, lalu mempercayai mereka, maka shalatnya ditolak selama 40 hari sebagaimana hadits Shahih Muslim.

Juga orang yang meminum khamr, shalatnya ditolak 40 hari. Sebagaimana hadits Abu Daud.

Adapun tentang zina tidak ada hadits seperti itu, Namun zina termasuk kabaair (dosa-dosa besar), bahkan bisa menyebabkan hukuman mati jika dilakukan oleh yang sudah nikah (zina muhshan).

Ada juga yang berbunyi:

من نظر إلى عورة أخيه متعمدا لم يقبل الله له صلاة أربعين ليلة

Siapa yang dengan sengaja melihat aurat saudaranya maka Allah tidak akan terima shalatnya 40 malam. (H.R. Al Baghdadi dalam Maudhih Awham, 2/347)

Ada di antara perawinya ada seorang pendusta bernama Harun. (Tadzkirah Al Maudhu’at, Hal. 181)

Wallahu A’lam.