Home FIQIH DZIKIR & DOA

Doa untuk Orang Sakit dalam Sunnah

181
SHARE
Doa Untuk Orang Sakit Dalam Sunnah

Ada beberapa doa yang diajarkan dalam sunnah Nabi ﷺ.

Pertama. Dari Ali Radhiallahu ‘Anhu, bahwa ketika Nabi ﷺ menjenguk seorang A’rabiy yang sakit, Beliau berkata:

لاَ بَأْسَ، طَهُورٌ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

“Tidak apa-apa, ini menyucikan, Insya Allah.” (H.R. Al Bukhari: 3616, 5656, 5662)

Imam Ibnu Hajar menjelaskan, bahwa maksud “menyucikan/thahuur” di sini yaitu menyucikan dari dosa-dosamu, bukan hanya bermakna penyuci saja, kalimat Insya Allah menunjukkan bahwa thahuur di sini bermakna doa. (Fathul Bari, 10/119)

Kedua. Dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

مَنْ عَادَ مَرِيضًا، لَمْ يَحْضُرْ أَجَلُهُ فَقَالَ عِنْدَهُ سَبْعَ مِرَارٍ: أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ، إِلَّا عَافَاهُ اللَّهُ مِنْ ذَلِكَ الْمَرَضِ

Barang siapa yang menjenguk orang sakit dan dia belum menghadapi kematiannya, maka bacakanlah di sisinya tujuh kali:

أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

“As-alullahal ‘Azhim Rabbal ‘Arsyil ‘Azhim Ayyasyfiyaka (Aku mohon kepada Allah yang Maha Agung, Rabba-nya ‘Arsy yang Maha Agung semoga Dia menyembuhkanmu). Niscaya Allah akan menyembuhkan dia dari penyakitnya itu.” (H.R. Abu Daud: 3106, At Tirmidzi: 2083, Ahmad: 2137)

Lafaz hadits ini milik Abu Daud, dan disahihkan oleh Syaikh Syu’aib Al Arna’uth dan Syaikh Al Albani.

Ketiga. Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha, katanya jika Nabi ﷺ menjenguk orang sakit atau orang sakit mendatanginya maka dia berdoa:

أَذْهِبِ البَاسَ رَبَّ النَّاسِ، اشْفِ وَأَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

Wahai Rabbnya manusia, hilangkanlah penderitaannya, obatilah dan Engkau Maha  Penyembuh, dan tidak ada obat kecuali obatMu, obat yang tidak meninggalkan rasa sakit.” (Muttafaq ‘Alaih).

✍ Ust. Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah