Home KONSULTASI SYARIAH TJ HADITS

Hadist tentang Salib

60
SHARE

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum. Ustadz, adakah hadist tentang salib?

Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh.

Dalam Al Quran, disebutkan bahwa Nabi ‘Isa ‘Alaihissalam tidaklah dibunuh dan tidak disalib, tapi ada orang yang diserupakan dengannya.

Allah Ta’ala berfirman:

وَقَوۡلِهِمۡ إِنَّا قَتَلۡنَا ٱلۡمَسِيحَ عِيسَى ٱبۡنَ مَرۡيَمَ رَسُولَ ٱللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَٰكِن شُبِّهَ لَهُمۡۚ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ ٱخۡتَلَفُواْ فِيهِ لَفِي شَكّٖ مِّنۡهُۚ مَا لَهُم بِهِۦ مِنۡ عِلۡمٍ إِلَّا ٱتِّبَاعَ ٱلظَّنِّۚ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينَۢا

Dan Kami hukum juga mereka karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam,” yang mereka ejek dengan menamainya Rasul Allah padahal mereka tidak beriman kepadanya. Mereka mengatakan telah membunuhnya, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi diserupakan bagi mereka orang yang dibunuh itu dengan Nabi ‘Isa. Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentangnya, yakni tentang Nabi ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang hal, yakni pembunuhan itu. Mereka tidak mempunyai sedikit pun pengetahuan menyangkut hal itu, yakni tentang pembunuhan Nabi ‘Isa, dan apa yang mereka katakan kecuali mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak membunuhnya dengan yakin. (Q.S. An-Nisa’, Ayat 157)

Oleh karena itu, dalan keyakinan Islam, ada bertumpuk kebathilan keyakinan kaum Nasrani.

– Pembunuhan dan penyaliban terhadap Nabi ‘Isa ‘Alaihissalam adalah fiktif, dan Allah Ta’ala menyebut itu zhan (prasangka) mereka saja.

– Menyebut Nabi ‘Isa adalah Anak Allah, merupakan penistaan terhadap Allah, dan tuduhan berat.

– Sehingga menyembahnya adalah kesyirikan yang paling besar, sebagaimana dikatakan Ibnu Umar Radhiallahu ‘Anhuma.

Oleh karena itu, semua hal itu Allah dan RasulNya mengingkari dan menyatakan itu dusta, termasuk masalah penyaliban.

Sebagaimana hadits-hadist berikut:

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, diprediksikan segera turun kepada kalian ‘Isa bin Maryam sebagai hakim yang adil, dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, membebaskan jizyah, dan harta benda akan banyak tersebar sehingga tidak ada seorang pun yang mau menerima [shadaqah] hingga pada masa itu satu kali sujud lebih baik daripada dunia dan isinya”. (H.R. Bukhari No. 3448)

Dalam hadits lain, Rasulullah ﷺ bersabda:

Lantas orang-orang Nashara diseru, “Apa yang kalian dahulu sembah?” Mereka menjawab, “Kami dahulu menyembah ‘Isa al Masih, Anak Allah.” Mereka dijawab, “Kamu semua bohong! Allah sama sekali tidak mempunyai isteri atau bahkan anak, dan apa yang kalian inginkan?” Mereka menjawab, “Kami ingin agar Engkau memberi kami minuman!” Lalu dijawab, “Minumlah kalian!” Dan langsung mereka berjatuhan di neraka jahannam. (H.R. Bukhari No. 7439)

Maka, budaya kaum Nasrani membuat patung Yesus dan salib, ini bertentangan dengan aqidah Islam, bahkan bertentangan dengan kitab suci mereka sendiri.

Dalil Bibel Soal Kayu Salib dan Patung Berhala

“Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” (Galatia 3 :13)

Kitab Ulangan: 21:22-23
“Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.”

Keluaran 20:4-5:
“Jangan membuat patung berhala atau membentuk sesuatu yang menyerupai apa-apa yang ada di langit, di bumi, atau di dalam air. Jangan menyembah atau bersujud kepada patung apa pun, karena Akulah Yehuwa, Tuhan kamu. Sembahlah Aku saja. Aku menghukum orang yang membenci Aku. Karena dosa bapa, Aku akan menghukum keturunannya sehingga generasi yang ketiga dan keempat.

Oleh karena itu, ucapan Ustadz Abdush Shomad dalam salah satu jawabannya saat ditanya jamaah, bahwa di patung salib ada jin kafirnya, adalah bukan kesalahan. Sebab dia berkata berdasarkan ilmu.

Dahulu Khalid bin Walid Radhiallahu ‘Anhu membunuh syaithan wanita bernama ‘Uzza, yang senantiasa bercokol di berhala bernama ‘Uzza. Jika ada orang Nasrani mencelanya, maka itu adalah kebodohan. Jika ada muslim yang ikut mencelanya, maka ini kebodohan kuadrat yang tidak masuk akal dilakukan seorang muslim.

Wallahu A’lam.