Home KONSULTASI SYARIAH

Kasus Pemerkosaan, Apakah Termasuk Zina?

294
SHARE

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum, Ustadz. Kasus perkosaan yang terjadi pada wanita, padahal wanita itu sudah tutup aurat tapi ia masih dijahati dengan diperkosa, apakah itu termasuk zina?


Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh.

Zina bagi pemerkosanya, dan tidak bagi korbannya.

إِنَّ اللَّهَ تَجَاوَزَ عَنْ أُمَّتِي الْخَطَأَ وَالنِّسْيَانَ وَمَا اسْتُكْرِهُوا عَلَيْهِ

Sesungguhnya Allah membiarkan kesalahan umatku yang: tidak sengaja, lupa, dan dipaksa. (H.R. Ibnu Majah no. 2043, Shahih)

Kesalahan orang-orang yang dipaksa untuk melakukan kesalahan tidaklah dianggap berdosa.

Syaikh Utsaimin mengatakan:

والاستكراه: أن يكرهه شخص على عمل محرم ولايستطيع دفعه، أي: الإلزام والإجبار.

Al Istikrah adalah seseorang dipaksa melakukan perbuatan haram dan dia tidak mampu melawannya. (Syarh Arbain, 1/383)

Wallahu A’lam.