Home KONSULTASI SYARIAH

Keceplosan Bicara saat Shalat, Batalkah Shalatnya?

2419
SHARE

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum warahmatullahi, Ustadz. Tadi saya shalat, pada saat akhir shalat, salam pertama saya lakukan dengan benar, sebelum salam kedua saya reflek berbicara ke anak saya karena suatu hal, lalu dilanjutkan salam kedua.Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh.

Berbicara sedikit tanpa sengaja tidak membatalkan shalat, menurut mayoritas/jumhur ulama.

Imam An Nawawi menjelaskan:

أن يتكلم ناسياً ولا يطول كلامه، فمذهبنا لا تبطل صلاته، وبه قال جمهور العلماء مِنْهُمْ ابْنُ مَسْعُودٍ وَابْنُ عَبَّاسٍ وَابْنُ الزُّبَيْرِ وَأَنَسٌ وَعُرْوَةُ ابن وَعَطَاءٌ وَالْحَسَنُ الْبَصْرِيُّ وَالشَّعْبِيُّ وَقَتَادَةُ وَجَمِيعُ الْمُحَدِّثِينَ وَمَالِكٌ وَالْأَوْزَاعِيُّ وَأَحْمَدُ فِي رِوَايَةٍ وَإِسْحَاقُ وَأَبُو ثور وغيرهم رضي الله عَنْهُمْ

Berbicara karena lupa dan pendek pembicaraannya, maka madzhab kami [Syafi’iyah] menyatakan TIDAK BATAL, dan inilah pendapat jumhur ulama. Diantaranya Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Ibnuz Zubeir, Anas, Urwah, ‘Atha, Hasan Al Bashri, Asy Sya’biy, Qatadah, semua ahli hadits seperti Malik, Al Auza’iy, Ahmad dalam satu riwayatnya, Ishaq, Abu Tsaur, dan selain mereka. (Al Majmu’ Syarh Al Muhadzdab, 4/85)

Demikian. Wallahu A’lam.