Home KONSULTASI SYARIAH

Kode Unik di Belakang Angka Jumlah Transfer Pembayaran

58
SHARE
Kode Unik di Belakang Angka Jumlah Transfer Pembayaran

Pertanyaan:

Assalamualaikum Ustadz, ingin tanya. misalnya kita sebagai penjual online lalu melakukan transaksi dengan mencantumkan kode unik di belakang angka jumlah pembayaran. Dan setelah banyak transaksi ternyata angka tersebut cukup besar secara Rupiah. apakah halal Kita gunakan? Karna akad harga jual beli dg konsumennya Kan tanpa kode unik sebelumnya. Jazakallah atas jawabannya Ustadz

Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh …

Kode unik ada beberapa keadaan:

1. Jika terjadi dalam transfer sebuah sumbangan, sedekah atau infak, … ini tidak masalah. Itu adalah bagian dari sedekahnya. Jika ada biaya transfer karena beda bank maka itu ujrah/upah atas jasa transfernya. Tidak masalah.

2. Kode unik saat membayar pinjaman, hutang, … maka ini menjadi RIBA, jika itu sebagai syarat atau agreement. Tapi, kalau kode unik ini murni keinginan si pembayar hutang, tanpa ada syarat atau perjanjian apa pun sebelumnya ini boleh.

Sebab Nabi Shalallahu’Alaihi wa Sallam pernah membayar hutang ke Jabir bin Abdillah Radhiyallahu Anhu plus Nabi Shalallahu’Alaihi wa Sallam memberikan tambahannya. Ini boleh jika tidak disyaratkan.

3. Kode unik dalam pembayaran. Maka ini Riba Nasi’ah, walau pun kecil sekali dan bisa dianggap diabaikan. Harga 50.000, dia kirim 50.050 … 50 perak sangat kecil. Tapi, tetap ini riba. Ada pun biaya transfer, sudah dengan sendirinya terpotong jika beda bank, tanpa tertulis dalam nominal transferan.

Silahkan juga baca artikel di link di bawah ini.

Wallahu A’lam

Hukum Kode Angka Unik Saat Transfer Uang