Home KONSULTASI SYARIAH

Mengulang Shalat Fardhu

41
SHARE

Pertanyaan:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ustadz, bagaimana hukum mengulang shalat fardhu sendirian dengan shalat fardhu yang sama lagi tetapi berjamaah?

Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Itu bukan mengulang shalat fardhu, tapi memang boleh bagi seseorang yang sudah shalat wajib dia menemani orang lain yang belum shalat untuk berjamaah. Bagi dia dihitung sunnah (bukan wajib), bagi kawannya dapat pahala berjamaah.

Baik posisi sebelumnya sebagai imam atau makmum. Hal ini dilakukan para sahabat atas persetujuan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Dalilnya adalah sebagai berikut:

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ كَانَ يُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ الْآخِرَةَ ثُمَّ يَرْجِعُ إِلَى قَوْمِهِ فَيُصَلِّي بِهِمْ تِلْكَ الصَّلَاةَ

Dari Jabir bin Abdillah, bahwa Mu’adz bin Jabal pernah shalat ‘Isya bersama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, kemudian dia (Muadz) kembali menuju kaumnya dan ikut shalat bersama kaumnya. (H.R. Muslim No. 465)

Dalam hadits ini menunjukkan bolehnya orang yang sudah selesai shalat wajib, lalu dia ikut menemani shalat wajib orang lain, dan baginya dinilai sunnah sedangkan orang lain itu adalah wajib.

Inilah pandangan yang dikuatkan oleh para Imam seperti Imam Ibnul Mundzir dari Atha’, Al Auza’i, Imam Ahmad, Abu Tsaur, dan Sulaiman bin Harb serta Imam An Nawawi dari madzhab Syafi’i, semoga Allah Ta’ala meridhai mereka semua.

Wallahu A’lam.