Home AQIDAH

Seburuk-buruknya Makhluk, Siapa Sajakah? (Bag. 4)

97
SHARE
4) Orang Khawarij

Rasulullah ﷺ menyebut bahwa mereka seburuk-buruknya makhluk.

Rasulullah ﷺ bersabda:

هُمْ شَرُّ الْخَلْقِ وَالْخَلِيقَةِ

Mereka seburuk-buruknya makhluk dan akhlak mereka sangat buruk. (H.R. Muslim No. 1067)

Rasulullah ﷺ menyebut mereka Kilabun Naar (Anjing-Anjing Neraka).

Dalam sebuah riwayat shahih disebutkan:

حدثنا عبد الرزاق أخبرنا معمر قال سمعت أبا غالب يقول لما أتي برءوس الأزارقة فنصبت على درج دمشق جاء أبو أمامة فلما رآهم دمعت عيناه فقال كلاب النار ثلاث مرات هؤلاء شر قتلى قتلوا تحت أديم السماء وخير قتلى قتلوا تحت أديم السماء الذين قتلهم هؤلاء قال فقلت فما شأنك دمعت عيناك قال رحمة لهم إنهم كانوا من أهل الإسلام قال قلنا أبرأيك قلت هؤلاء كلاب النار أو شيء سمعته من رسول الله صلى الله عليه وسلم قال إني لجريء بل سمعته من رسول الله صلى الله عليه وسلم غير مرة ولا ثنتين ولا ثلاث قال فعد مرارا. (مسند أحمد بن حنبل)

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdur Razzaq telah mengabarkan kepada kami Ma’mar berkata: Saya mendengar Abu Ghalib berkata:
“Saat kepala-kepala kelompok Azariqah didatangkan dan dipasang di tangga Damaskus, datanglah Abu Umamah. Saat melihat mereka ia meneteskan air mata dan berkata: Anjing-anjing neraka -sebanyak tiga kali- mereka adalah seburuk-buruk korban yang dibunuh di bawah kolong langit, dan sebaik-baik korban yang dibunuh di bawah kolong langit adalah orang-orang yang mereka bunuh.”

Saya bertanya: “Mengapa kau meneteskan air mata?”

Ia menjawab: “Sebagai rasa kasih sayang terhadap mereka, dulu mereka adalah orang-orang Islam.”

Kami bertanya: “Atas dasar apa saat kau menyebut mereka: anjing-anjing neraka, ataukah sesuatu yang kau dengar dari Rasulullah ﷺ?”

Ia berkata: “Sesungguhnya aku [kalau tanpa alasan] tentunya gegabah, tapi aku mendengarnya dari Rasulullah ﷺ bukan hanya sekali, dua kali, tiga kali. Ia mengulanginya berkali-kali.” (H.R. Ahmad No. 22183. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: shahih. Lihat Ta’liq Musnad Ahmad No. 22183)

Dalam kenyataannya, kaum Khawarij memang sangat sadis kepada umat Islam. Mereka menghalalkan darah dan harta kaum muslimin, sebab mereka mengkafirkannya.

Tentang Khawarij sudah kami bahas beberapa bulan lalu. Lihat pada link berikut: https://alfahmu.id/mengenal-khawarij/

Demikian. Wallahu A’lam.

✍ Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah