Home KONSULTASI SYARIAH

Siram Air Panas, Hati-Hati Kena Jin?

21
SHARE

Pertanyaan:

Apakah benar menyiram air panas itu bisa melukai jin? Dan jin bisa membalasnya dengan mengganggu orang yang menyiram?

Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

Bismillahirrahmanirrahim.

Jin memang menempati tempat-tempat tertentu. Di antaranya di lubang-lubang:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسَ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي الْجُحْرِ وَإِذَا نِمْتُمْ فَأَطْفِئُوا السِّرَاجَ فَإِنَّ الْفَأْرَةَ تَأْخُذُ الْفَتِيلَةَ فَتَحْرِقُ أَهْلَ الْبَيْتِ وَأَوْكِئُوا الْأَسْقِيَةَ وَخَمِّرُوا الشَّرَابَ وَغَلِّقُوا الْأَبْوَابَ بِاللَّيْلِ
قَالُوا لِقَتَادَةَ مَا يُكْرَهُ مِنْ الْبَوْلِ فِي الْجُحْرِ قَالَ يُقَالُ إِنَّهَا مَسَاكِنُ الْجِنِّ

Dari Abdullah bin Sarjis bahwa Nabi Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Janganlah salah seorang dari kalian kencing di lubang, apabila kalian tidur maka matikanlah lampu, karena tikus akan menarik sumbu dan hingga membakar penghuni rumah, ikatlah tempat-tempat minum kalian, tutuplah air minum dan pintu-pintu kalian di malam hari.” Orang-orang bertanya kepada Qatadah; “Mengapa kencing di lubang dimakruhkan?.” Dia menjawab; “Karena tempat tersebut sebagai tempat tinggalnya jin.” (H.R. Ahmad No. 20775, Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: para perawinya terpercaya. Lihat Ta’liq Musnad Ahmad, 24/372)

Dan, lubang sering menjadi tempat favorit manusia untuk buang air kecil, buang sampah, dan juga membuang air panas.

Dalam hadits lain:

عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ هَذِهِ الْحُشُوشَ مُحْتَضَرَةٌ فَإِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ الْخَلَاءَ فَلْيَقُلْ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Dari Zaid bin Arqam dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya tempat buang hajat itu dihadiri oleh syaitan-syaitan, maka apabila salah seorang dari kalian mendatangi WC, hendaklah dia mengucapkan; ‘Aku berlindung kepada Allah dari setan jantan dan setan betina’.” (H.R. Abu Daud No. 6. Imam An Nawawi mengatakan: shahih. Lihat Khulashah Al Ahkam, 1/149)

Sehingga kita dianjurkan untuk berdoa, membaca membaca ta’awudz (dzikir perlindungan), saat kita berada di tempat yang ditengarai sebagai tempatnya mereka seperti lubang, kamar mandi, dan lain-lain. Agar kita tidak terganggu oleh mereka.

Termasuk juga saat kencing, atau membuang air panas, di tempat-tempat tersebut.

Syaikh Abdullah Al Faqih Hafizhullah mengatakan:

فإن بعض أهل الخبرة في الرقية الشرعية يذكر أن من أسباب تسلط الجني أن يرمي الإنسان ماء حارا فيصيب الجني ويتأذى منه فيحرص الجني على أذى الإنسي، ولكن المسلم إذا حافظ على التحصينات الربانية والأذكار المأثورة صباحا ومساء وعند دخول البيت والخروج ومنه والدخول للحمام فإن الله سيحفظه من أذى الجان ويكفيه شرهم.

Sesungguhnya para pakar dan praktisi ruqyah syar’iyah mengatakan bahwa di antara sebab jin dapat menguasai manusia adalah karena manusia menyiram air panas dan mengenai jin, lalu mereka tersakiti karena itu lalu mereka mengganggu manusia. Tapi, seorang muslim yang senantiasa merutinkan doa perlindungan dengan dzikir pagi dan petang maka Allah akan melindunginya dari gangguan jin, baik saat dia masuk ke rumah atau keluar, atau saat masuk ke kamar mandi. (Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah No. 112405)

Jadi, hal itu memang bisa terjadi, oleh karenanya hendaknya seorang muslim berlindung kepada Allah dengan membiasakan doa dan dzikir harian, pagi dan petang.

Demikian. Wallahu A’lam.

SHARE
Previous articleBuaya Boleh Dimakan?
Next articleBuah Pala