Home LAIN-LAIN DAKWAH

Wahai Aktivis Dakwah… Shalatlah Berjamaah di Masjid!

9
SHARE

Dari Abu Sa’id Al Khudri Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إذا رأيتم الرجل يتعاهد المسجد فاشهدوا له بالإيمان فإن الله تعالى يقول ( إنما يعمر مساجد الله من آمن بالله واليوم الآخر وأقام الصلاة وآتى الزكاة ) الآية

“Apabila kamu sekalian melihat seseorang yang biasa ke masjid maka saksikanlah bahwa ia benar-benar beriman. Allah ‘azza wajalla berfirman: “Innamaa ya’muru masaajidallaahi man aamana billaahi wal yaumil aakhir wa aqaamash shalah wa aataz zakaah” (Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta (tetap) menegakkan shalat dan menunaikan zakat).” (H.R. At Tirmidzi No. 2617, Ibnu Majah No. 802, Ahmad No. 11725).

Hadits ini dihasankan oleh:

– Imam At Tirmidzi, Imam An Nawawi, Syaikh Muhammad Ibrahim, Syaikh Ibnu Jibrin, dan lainnya.

Namun dinyatakan SHAHIH:

– Imam Al Hakim (Al Mustadrak No. 3280), juga Imam Adz Dzahabi dalam Talkhish-nya. Imam Ibnu Hibban, Imam Ibnu Khuzaimah juga memasukkannya dalam kitab Shahih mereka. (Ibnu Hibban No. 1721, Ibnu Khuzaimah No.  1502). Dishahihkan oleh Imam Al Munawi. (At Taysir, 1/198), juga Imam As Sakhawi (Maqashid Al Hasanah Hal. 87), Imam Al ‘Ajluni (Kasyful Khafa, 1/90), dan Syaikh Ahmad Mushthafa Al A’zhami dalam Tahqiq Ibni Khuzaimah. (Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah, No. 54303)

Dari Abu Darda Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

ما من ثلاثةٍ فى قريةٍ ولا بدوٍ لا تقامُ فيهمُ الصَّلاةُ إلَّا قدِ استحوذَ عليْهمُ الشَّيطانُ. فعليْكَ بالجماعةِ فإنَّما يأْكلُ الذِّئبُ القاصيةَ

“Tidaklah ada tiga orang di suatu kampung atau di suatu pedalaman yang tidak ditegakkan shalat berjamaah di tengah-tengah mereka, melainkan syaithan telah menguasai mereka. Maka hendaklah engkau senantiasa bersama jamaah, karena sesungguhnya serigala hanya memangsa kambing yang menyendiri.” (H.R. Abu Daud No. 547, An Nasa’i No. 847, Ahmad No. 21710, sanadnya hasan).

Ikhwah Fillah…

1️⃣ Jangan hanya sibuk mengajak orang lain kepada Allah Ta’ala, tetapi lalai memenuhi panggilan-Nya. Aktivis dakwah harus menjadi teladan dalam menjaga shalat berjamaah, sebab dakwah bukan hanya dengan lisan, tetapi juga dengan amal nyata.

2️⃣ Jadikan masjid sebagai tempat mengisi kembali ruhiyah. Kesibukan dakwah, rapat, kajian, dan aktivitas umat jangan sampai membuat hati kering. Shalat berjamaah adalah salah satu sarana menjaga iman dan memperkuat hubungan dengan Allah Ta’ala.

3️⃣ Jangan merasa kuat ketika berjalan sendirian. Rasulullah ﷺ mengingatkan bahwa serigala memangsa kambing yang menyendiri. Aktivis dakwah pun membutuhkan lingkungan yang shalih agar tetap istiqamah, saling menguatkan, dan terhindar dari futur.

4️⃣ Bangun kemenangan dakwah dari kedekatan kepada Allah. Jangan hanya sibuk menyusun strategi perubahan umat, tetapi abaikan shaf-shaf shalat di masjid. Bagaimana kita mengharapkan pertolongan Allah jika panggilan-Nya saja sering kita abaikan?

Ingatlah, aktivis dakwah bukan sekadar orang yang mengajak manusia meramaikan masjid, tetapi juga orang yang berusaha menjadi bagian dari mereka yang meramaikannya.

Wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala Aalihi wa Shahbihi wa Sallam.

✍️ Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah