Home LAIN-LAIN AL FADHAA-IL

Allah dan Para Malaikat Bershalawat untuk Mereka

17
SHARE

Biasanya yang kita tahu adalah Allah dan Malaikat-Nya bershalawat kepada Rasulullah ﷺ. Tetapi, ada juga golongan manusia yang mendapatkan shalawat dari Allah dan Malaikat-Nya.

Apa Arti Allah dan Malaikat-Nya Bershalawat?

Imam Amir Ash Shan’ani menjelaskan:

صلاة الله رحمته لهم وصلاة الملائكة دعاؤهم لهم بالمغفرة

“Shalawat Allah kepada mereka adalah rahmat-Nya bagi mereka, sedangkan shalawat para malaikat adalah doa mereka bagi mereka agar mendapatkan ampunan.” (At Tanwir Syarh Al Jami’ Ash Shaghir, 6/464).

Siapa saja mereka?

1️⃣ Orang yang bershalawat kepada Rasulullah ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا

“Barang siapa bershalawat kepadaku sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (H.R. Muslim No. 408) .

Al Qadhi ‘Iyadh menjelaskan:

مَعْنَاهُ رَحمته وتضعيف أجره

Maknanya adalah rahmat-Nya dan berlipat-lipat pahalanya. (Syarh As Suyuthi ‘ala Muslim, 2/139).

2️⃣ Laki-laki yang berada di shaf pertama shalat berjamaah

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصَّفِّ الْأَوَّلِ

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada shaf pertama.” (H.R. Abu Dawud No. 664, An-Nasa’i No. 810, dan Ibnu Majah No. 997. Hadits ini dinilai hasan/shahih oleh sejumlah ulama).

Shaf awal yang dimaksud baik di sisi kiri, tengah, atau kanan.

3️⃣ Orang yang berusaha menyambung dan merapatkan shaf yang terputus

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الَّذِينَ يَصِلُونَ الصُّفُوفَ

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf.” (H.R. Ibnu Majah No. 995, shahih).

Maksudnya adalah orang yang berusaha menyambung, merapatkan, dan tidak membiarkan shaf terputus.

4️⃣ Orang yang berada di sebelah kanan shaf

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى مَيَامِنِ الصُّفُوفِ

“ Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang yang berada di sebelah kanan shaf.” (H.R. Abu Daud No. 676, Ibnu Majah No. 1005, dan lain-lain).

Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan: hasan. (Fathul Bari, 2/213). Imam An Nawawi mengatakan: sesuai syarat Imam Muslim. (Al Khulashah Al Ahkam, 2/710). Imam Al Munawi mengatakan: shahih. (At Taisir, 1/532)

Keutamaan ini menurut zhahirnya berlaku untuk semua shaf sebelah kanan, bukan hanya shaf yang pertama. Tidak ada keterangan khusus menyebutnya “kanan shaf pertama.”

Imam Al Munawi Rahimahullah menjelaskan:

أي يستغفرون لمن عن يمين الإمام من كل صف

Yaitu mereka memohonkan ampun bagi orang yang berada di sebelah kanan imam dari semua shaf. (At Taisir, 1/532)

5️⃣ Orang yang makan sahur

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur.” (H.R. Ahmad No. 11086, Ibnu Hibban No. 3467. Hadits ini dinilai hasan oleh sejumlah ulama) .

Ini menunjukkan keutamaan besar makan sahur, walau seteguk air, baik sahur pada Ramadhan atau shaum sunah, bukan sekadar mendapatkan keberkahan makanan.

6️⃣ Orang yang mengajarkan kebaikan

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرَضِينَ، حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا، وَحَتَّى الْحُوتَ، لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ

“Sesungguhnya Allah, para malaikat-Nya, penghuni langit dan bumi, bahkan semut di dalam sarangnya dan ikan di laut, benar-benar bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” (H.R. At-Tirmidzi No. 2685. At-Tirmidzi menilainya hasan gharib) .

Ini merupakan keutamaan yang sangat besar bagi guru, ustadz, dai, dan siapa pun yang mengajarkan ilmu apa pun dan kebaikan yang bermanfaat.

7️⃣ Orang yang mendoakan sesama muslim tanpa sepengetahuannya

Rasulullah ﷺ bersabda:

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ، كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِينَ، وَلَكَ بِمِثْلٍ

“Doa seorang muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya adalah doa yang mustajab. Di dekat kepalanya ada malaikat yang ditugaskan. Setiap kali dia mendoakan kebaikan bagi saudaranya, malaikat tersebut berkata: ‘Aamiin, dan bagimu juga seperti itu.’” (H.R. Muslim No. 2733) .

Hadits ini walau bukan redaksi “Allah dan para malaikat bershalawat”, tetapi menunjukkan doa malaikat secara khusus bagi seorang muslim yang mendoakan saudaranya.

Wallahu A’lam.

Wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa ‘ala Aalihi wa Shahbihi wa Sallam.

✍️ Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah

SHARE
Previous articleMenyikapi Kisah-Kisah Israiliyat