Home TJ FIQIH IBADAH TJ FIQIH SHALAT

Anak Kecil Menjadi Imam Shalat

61
SHARE

Pertanyaan:

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ustadz, saya mau bertanya terkait anak kecil menjadi imam. Hukum anak kecil (belum baligh tapi sudah tamyiz) mengimami:

1. Laki-laki baligh
2. Perempuan baligh
3. Untsa

menurut madzhab Syafi’i bagaimana?

Jawaban Ustadz Farid Nu’man Hasan Hafizhahullah:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Amru bin Salamah Radhiallahu ‘Anhu bercerita: aku datangkan kepadamu dari sisi Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sejujurnya, bahwa beliau bersabda:

فَإِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِّنْ أَحَدُكُمْ, وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْثَرُكُمْ قُرْآنًا»، قَالَ: فَنَظَرُوا فَلَمْ يَكُنْ أَحَدٌ أَكْثَرَ قُرْآنًا مِنِّي, فَقَدَّمُونِي, وَأَنَا ابْنُ سِتٍّ أَوْ سَبْعِ سِنِينَ

“Jika sudah masuk waktu shalat maka adzanlah salah seorang kalian, dan tunjuk yang paling banyak hafalannya sebagai imam kalian.”

Amru bin Salamah berkata: “Mereka melihat-lihat tapi tidak seorang pun yang hafalan Al Qur’annya lebih banyak dibanding aku, lalu mereka memintaku maju menjadi imam, saat itu berusia enam atau tujuh tahun.” (H.R. Al Bukhari No. 4302, Ahmad No. 20333)

Menurut hadits ini tegas kebolehannya anak kecil menjadi imam bagi orang dewasa. Walau para ulama ternyata berbeda pendapat.

Syafi’iyah mengatakan boleh anak-anak jadi imam dengan keadaan dia memang hafalannya bisa diandalkan, baik shalat wajib dan sunnah.

Malikiyah mengatakan tidak boleh sama sekali. Sementara Hanafiyah dan Hambaliyah hanya membolehkan pada shalat sunnah saja.

Wallahu A’lam.